jadug

November 18, 2005

Susu yang Bolak-Balik Ganti

Filed under: Coretanku - jadug @ 9:40 am

Susuku sekarang SGM 1 yang untuk 0-6 bulan. Kok sekarang? Iya, soalnya sebelumnya susuku adalah Bimbi dan Vitalac, satu lagi lupa namanya. Ibu memang sengaja mengganti-ganti susuku, biar gak fanatik sama salah satu merk katanya. Tapi aku yakin alasannya lebih ke masalah ekonomis :) Soalnya tambah besar kebutuhanku kan tambah banyak ….

Dengan dot macem ini jadi makin semangat apa malah ‘gilo’ ya? :)
Apalagi kalau kepala tiganya bukan sekedar aksen di tutup botol…

Tapi untuk menentukan merk mana yang mau dibeli Ibu gak asal comot kok. Selalu membandingkan kandungan yang ada di satu merk dengan merk lainnya. Kalau kandungannya sama dan harganya lebih murah, itulah yang akan diambil. Kupikir… rasional kan?

Aku sih gak masalah susu mana yang mau diberikan sama aku. Toh menu utamaku masih ASI, hanya siang hari pas Ibu kerja aja aku minum PASI. Lagian aku yakin Ibu sudah memikirkan yang terbaik. Aku juga gak pernah muntah dengan produk baru & perutku pun gak pernah protes. Lagipula kupikir kandungan gizinya, misalkan beda, pasti gak jauh-jauh amat. Dan aku masih bisa dapetin ragam gizi yang lain dari makanan yang dikonsumsi Ibu. Soal rasa? Aku juga gak khawatir dapat susu yang gak enak rasanya. Sudah ada tukang cicipnya kok yaitu Ayah :)

Oya sebagai bandingan, berikut ini adalah harga beberapa merk susu di Supermarket Hero Klampis Sby, 17 nov 05 (dari termurah ke termahal)

SGM 300 gr - Rp13.500,- so harga per gram = Rp 45,-
Lactogen 400 gr - Rp21.650,- so harga per gram = Rp 54,-
Vitalac 400 gr - Rp32.850,- so harga per gram = Rp 82,-
Bimbi - stok lagi kosong – (kalo gak salah harganya sedikit di atas Vitalac)
Bebelac 400 gr - Rp38.975,- so harga per gram = Rp 97,-
Nutrilon 150 gr - Rp18.125,- so harga per gram = Rp 121,-
Morinaga 150 gr - Rp18.325,- so harga per gram = Rp 122,-

November 17, 2005

Tour de Surabaya Jombang dengan Adepes Rotom

Filed under: Coretanku - jadug @ 9:26 am

Kecil-kecil gini aku pernah ikutan mudik dari Surabaya ke Jombang naik adepes rotom lho. Adepes rotom? Orang Malang pasti langsung ‘ngeh’ mendengar kata ini. Di Malang memang berkembang kebiasaan untuk membalik kata dari belakang. Mereka punya istilah ‘Kera Ngalam’ untuk menyebut diri mereka sendiri, yang berarti ‘Arek Malang’. Agak menyulitkan bagi orang yang gak terbiasa, tapi asyik juga ya…

Oya, adepes rotom adalah sepeda motor. Serbuan mocin (motor Cina) ke Indonesia sejak beberapa tahun terakhir ini menyemarakkan kebiasaan di masyarakat untuk mudik rame-rame pakai sepeda motor. Mudik menjadi lebih murah, lebih irit, waktunya fleksibel – bisa berangkat dan berhenti kapan saja, tapi tentu saja melelahkan.

Selalu menarik menyaksikan pemandangan orang yang mudik pake sepeda motor ini. Meski Dinas Perhubungan (kalo gak salah) sudah memperingatkan bahwa sepeda motor hanya untuk 2 orang, tapi di jalanan bisa sampai 5 orang dalam 1 sepeda motor. Kira-kira sekeluarga begitulah. Bapak, Ibu dan 3 orang anaknya. Karena barangnya gak muat di sadel, akhirnya di bagian belakang ditambah kayu untuk menopang tas atau bawaan yang lain. Over capacity tuh….. BAHAYA! :(

Awalnya sih kita tidak berencana naik sepeda motor, tapi karena gagal dapet tumpangan dan ngelihat bis yang lewat ke arah barat dari Surabaya agak jarang, dengan bismillah akhirnya kita nekat juga. Ternyata banyak juga lho kawan seumuranku yang mudik pakai sepeda motor.

Untuk melindungiku, Ibu memakaikan aku perlengkapan yang super lengkap: baju panjang, celana panjang, kaos kaki, jaket, topi dan selimut. Agar aku tidak kelelahan, Ibu meletakkan tas berisi pakaian di tengah antara Ibu & Ayah sebagai alas tidurku, so aku bisa mudik dengan aman & nyaman. Selama perjalanan aku lebih banyak tidur. Habis….nyaman sih didekap Ibu. Tapi kasihan Ibu ya, pundak dan tangan kirinya jadi pegal-pegal dan kram karena nopang berat badanku…..

November 16, 2005

4 bulan umurku…

Filed under: Coretanku - jadug @ 3:09 am

Tepatnya tanggal 15 Juli 05 aku dilahirkan, jam 00.10 WIB di kliniknya bidan Sutinah di Jombang. Alhamdulillah aku lahir melalui persalinan normal sehingga dapat merasakan ‘pijatan alami’ saat keluar, yang katanya bagus untuk perkembanganku selanjutnya.

Dengan berat 3,8 kg dan panjang 50 cm aku termasuk bongsor. Kata Ayah pas lahir aku jelek banget!! tapi sekarang sudah jauh mendingan kok …. syukurlah :)

Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here